 |
|
Select interface language:
|
|
|
|
|  |
 |
This is Category: Mountain Following are the News Items published under this Category.
|
|
See all
 |
Bocah TK Tidak Dianjurkan Mendaki Gunung Tinggi
|
 |
 |
 |
Posted by Admin on Aug 18, 2010(81 Reads)
|
 |
 |
TEMPO Interaktif, Jakarta - Dokter tidak menganjurkan bocah seusia Taman Kanak-Kanak mendaki gunung tinggi. "Karena oksigen di atas tipis," ujar Najib Advani, dokter spesialis anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Senin (16/8).
Pernyataan itu disampaikan menanggapi ekspedisi Arya Cahya Mulyana, 5 tahun, yang ikut orang tuanya mendaki Gunung Semeru, setinggi 3.676 meter, di Jawa Timur. Menurutnya, ketinggian itu bisa membuat bocah kehilangan kesadaran karena udara yang tipis. "Orang dewasa saja bisa pingsan, kalau tidak terlatih," katanya.
|
|
 |
|
|
 |
Merah Putih Berkibar di Puncak Kilimanjaro
|
 |
 |
 |
Posted by Admin on Aug 06, 2010(91 Reads)
|
 |
 |
Jakarta (ANTARA News) - Tim Ekspedisi 7 Summits dari Indonesia akhirnya berhasil mengibarkan bendera Merah Putih ketika mencapai puncak Gunung Kilimanjaro (5895m) di Tanzania, puncak tertinggi di benua Afrika, Minggu.
Menurut keterangan yang diperoleh dari sekretariat tim di Jakarta, Minggu, perjalanan untuk menuju puncak Kilimanjaro, atau oleh masyarakat setempat disebut sebagai puncak Uhuru atau "Puncak Kebebasan" dimulai pada pukul 23.00 waktu setempat.
|
|
 |
|
|
 |
Mahitala Unpar Akan Daki Puncak Tertinggi di 6 Benua
|
 |
 |
 |
Posted by Admin on Jul 30, 2010(108 Reads)
|
 |
 |
Bandung - Setelah berhasil mendaki puncak tertinggi di Benua Oseania, yaitu Carstensz Piramid di Papua 2009 lalu, tim pecinta alam Mahitala Universitas Parahyangan kembali akan menaklukan enam puncak lainnya yang termasuk dalam seven summits.
Enam puncak yang akan didaki selanjutnya adalah Kilimanjaro di Afrika dan Elbrus di Eropa pada Agustus 2010. "Lalu Vinson Massif di Antartika pada Januari 2011 dam Aconcagua di Amerika Selatan pada Februari 2011," ujar tim publikasi Mahitala Widyastutika dalam siaran pres yang diterima wartawan, Jumat (30/7/2010).
|
|
 |
|
|
 |
Gletser Himalaya Menyusut
|
 |
 |
 |
Posted by Admin on Jul 22, 2010(140 Reads)
|
 |
 |
REPUBLIKA.CO.ID,Ketika pendaki legendaris Inggris George Mallory mengambil gambarnya pada 1921 mengenai wajah utara Mount Everest, gletser perkasa yang berbentuk sungai itu dan berkelok-kelok di bawah kaki tampaknya abadi.Setelah beberapa dasawarsa polusi dan belakangan pemanasan global, pendaki gunung modern David Breashears telah kembali mengambil gambar di tempat yang sama, dan membuktikan kenyataan yang mengkhawatirkan.
Bukan mendapatkan gambar lapisan es putih yang keras dan berbentuk S seperti yang disaksikan oleh Mallory sebelum ia meninggal di Mount Everest, yang ditaklukkannya, Main Rongbuk Glacier saat ini menyusut dan merana.Gelombang beku puncak es --banyak di antaranya seukuran gedung kantor-- memang masih ada. Tetapi semuanya jauh lebih sedikit, lebih rendah dan berada di jalur sempit.
|
|
 |
|
|
 |
20 Tahun Lagi Gletser Papua Hilang
|
 |
 |
 |
Posted by Admin on Jun 28, 2010(164 Reads)
|
 |
 |
Timika (ANTARA News) - Pimpinan kelompok peneliti inti es Papua, Prof Lonnie G. Thompson, dari Ohio State University memperkirakan dalam waktu 20 tahun hingga 30 tahun ke depan gletser di Gunung Cartensz, dekat Puncak Jaya, Papua akan hilang sebagai akibat dari pemanasan global.
"Hampir pasti di sini dan di tempat-tempat tropis yang lain kira-kira dalam 30 tahun gletser akan hilang akibat perubahan iklim," kata Lonnie Thompson kepada ANTARA di Timika, Sabtu.
|
|
 |
|
|
 |
Hutan lindung dibabat, warga protes
|
 |
 |
 |
Posted by Admin on Jun 15, 2010(201 Reads)
|
 |
 |
Pasuruan - Surya- Ratusan pohon yang masuk kawasan hutan lindung di di kaki Gunung Welirang, tepatnya di Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dibabati. Pelakunya belum diketahui, namun hutan lindung itu ternyata milik PT Kusuma Raya Utama yang diperoleh dari tukar guling dengan Perhutani.
Karena hutan yang dibabati tersebut bagi masyarakat sekitarnya merupakan sumber kehidupan terutama untuk air bersih, tentu saja membuat warga protes keras.
|
|
 |
|
|
 |
IAS: Climbing The Hill of Light, a Togetherness With No Boundaries
|
 |
 |
 |
Posted by Admin on Jun 11, 2010(188 Reads)
|
 |
 |
It was 02.00 am at a dawn time in a hotel lobby - not far from the Grand Mosque in Mecca, when a group of people equipped with a red atributes looked ready to travel. They are members of the IAS (Association of Sabhawana Alumni Sabhawana ) who also the umra pilgrims departed in May 24 to June 1, 2010.
Jabl al-Nur is a hiking destination that night. Could it be intuition climber so embedded in their soul, so they were willing to held this trip? It wasn't merely like that. The spirit to learn and feel the life and struggle of the Prophet Muhammad - although probably not even a little piece is able to understood - was the main purpose of this trip.
|
|
 |
|
|
 |
Vanaprastha Gelar Gerakan di Gunung Lawu
|
 |
 |
 |
Posted by Admin on Jun 10, 2010(401 Reads)
|
 |
 |
JAKARTA, KOMPAS.com- Sebanyak 47 orang aktivis lingkungan dari Vanaprastha, Senin (7/6/2010), petang sampai di Jakarta, setelah melakukan Gerakan Lingkungan Bersih selama dua hari di Gunung Lawu (3.265 mdpl), Jawa Tengah. Berkarung-karung sampah anorganik di puncak dan sepanjang jalur yang dilewati berhasil dibawa turun untuk dimusnahkan.
Ketua Umum Vanaprastha, Adhyaksa Dault, mengatakan, Gerakan Lingkungan Bersih di Gunung Lawu merupakan aksi nyata menyelamatkan lingkungan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, yang jatuh setiap tanggal 5 Juni. "Selain membersihkan lingkungan gunung dari sampah, para peserta juga memberikan advokasi kepada para pendaki dan masyarakat," katanya, Senin (7/6) di Jakarta.
|
|
 |
|
|
 |
Anak AS Berusia 13 Tahun Pendaki Termuda Everest
|
 |
 |
 |
Posted by Admin on May 26, 2010(546 Reads)
|
 |
 |
Katmandhu (ANTARA News/Reuters) - Seorang anak berusia 13 tahun asal AS, Jordan Romero, tampil sebagai pendaki termuda yang pernah menaklukkan Mount Everest, yang dikenal sebagai gunung tertinggi di dunia, demikian menurut sebuah laman pendakian.
Anak muda dari Big Bear, California tersebut mendaki puncak setinggi 8.850 meter (29.035 kaki) dari sisi Tibet, dan pada hari yang sama seorang warga Nepal memecahkan rekor dunianya sendiri sebagai pendaki yang paling sering menaklukkan Everst.
|
|
 |
|
|
 |
Surya Kencana, A Home For Trekkers
|
 |
 |
 |
Posted by Admin on May 22, 2010(165 Reads)
|
 |
 |
Have you ever imagine standing in the middle of a a vast prairie, cold and foggy, with towering mountains surround you and beautiful perennial flower beds scattered everywhere? As far as the eye could see, you will see only blue skies and breath-taking scenery, far from the city bustle and noise vehicles sounds.
The valley of Surya Kencana. Yes, this is where you can experience all the beauty, serenity, and tranquility. This is where you can feel so small as a creature of God, because the mountains that surround you are stand so proud, and meadows so widely spread, makes us feel so small and meaningless.
|
|
 |
|
|
|
|
|
|