Page: 1/3 (406 total words in this text) (916 Reads)
Dalam suatu pemanjatan, perhatikanlah keadaan permukaan tebing dengan teliti. Kemungkinan akan dijumpai yang disebut Natural Runner di sana-sini yang dapat
dimanfaatkan. Pada dinding tebing kadang-kadang terdapat sejenis pohon dengan akar yang "tertanam" kuat di sela-sela atau rejahan tebing. Pohon ini dapat dipergunakan sebagai Natural anchor (tambatan alam) dan Natural runner.
Untuk mempergunakannya, pilihlah pohon yang berdiameter kira-kira minimal 3 cm, berakar kuat, dan masih hidup. Secara teknis mudah sekali. Anda tinggal mengkaitkan webbing atau sling dan mengkaitkan sebuah karabiner atau biasa disebut cincin kait. Kemudian masukkan tali utama ke dalam cincin kait itu.
Pada rekahan tebing sering pula dijumpai sebuah pecahan batu tebing terjepit dengan kuat (chock stone). Proses ini terjadi secara alami. Pada rekahan yang menyempit ke bawah sebuah pecahan batu tebing terselip dan dengan sendirinya berada pada posisi yang ideal untuk dipakai sebagai pengaman.
Jika anda memutuskan untuk mempergunakan chock stone ini, perhatikan benar-benar apakah batu yang terjepit tidak goyah oleh sentakan ke bawah kalau anda terjatuh dan jenis batuannya cukup keras sehingga tidak pecah terkena beban jatuh.
Untuk membuat pengaman prinsipnya sama dengan pengaman alam jenis pohon tersebut di atas. Bisa juga dengan cara lain. Tergantung kondisi yang anda hadapi. Untuk itu seorang leader harus kreatif dan di samping faktor lain seperti terampil, terlatih, berani, dan sebagainya.
This web site was made with PostNuke, a web portal system written in PHP. PostNuke is Free Software released under the GNU/GPL license. You can syndicate our news using the file backend.php