Welcome to Sabhawana.Com
  Welcome Anonymous!  
Sep 09, 2010 

    

    Main Menuoem softwarecheap Adobe Acrobat
· Home
· My Account
· Administration
· Logout

Modules:
· News
· AvantGo
· Submit News
· Forum
· Gallery #1
· Gallery #2

Articles:
· Mountaineering
· Climbing
· Caving
· Rafting
· Diving

Others:
· Search
· Topics
· Top List
· Web Links
· Statistics
· Recommend Us
· Download

    

    Categories Menu
· Caving (Jun 03, 2010)
· Climbing (Nov 09, 2009)
· Cycling (Apr 01, 2009)
· diving (Dec 02, 2009)
· Mountain (Aug 18, 2010)
· National Park (Aug 10, 2010)
· Rafting (Oct 23, 2009)

    Past Articles
Thursday, June 10
·Vanaprastha Gelar Gerakan di Gunung Lawu (0)
Thursday, June 03
·Nguluran: Gua di bibir tebing (0)
Wednesday, June 02
·Maluku coral reefs need optimal management (0)
·Hutan Dirambah, Daftar Burung Langka Bertambah (0)
Wednesday, May 26
·Anak AS Berusia 13 Tahun Pendaki Termuda Everest (0)
 Older Articles

    
twitter

    
tnol

    Languages
Select interface language:

SAFETY 2: PENGGUNAAN CHOCK

Page: 1/5
(648 total words in this text)
(838 Reads)   Printer friendly page

Sesungguhnya, penggunaan chock sebagai runner pemanjatan tebing mengandung nilai seni yang tinggi. Dengan piton seseorang dapat pula memanjat, tapi dengan sedikit rasa takut, sedikit seni, dan sedikit ketrampilan, meskipun palu yang menghantam mata piton menimbulkan suarabukan merupakan larangan. Dentingan bising dan seolah-olah merupakan suatu paksaan dalam usaha manusia untuk menaklukkan tebing yang dihadapinya. Jika penggunaan piton dalam suatu pemanjatan tebing dibatasi, berarti seseorang itu telah melakukan permainan yang lebih tinggi nilainya daripada menggunakan piton.

Penggunaan chock hanya sebagai pengaman, lain tidak. Sebagai contoh, kita tidak begitu mengalami kesulitan ketika menemui rekahan di tebing berukuran tertentu. Dengan bong (sejenis piton bersudut) rekahan ini mudah diatasi; karena toleransi ukuran bong cukup besar. Tapi dengan mempergunakan chock, gerakan si pemanjat harus lebih-hati-hati dan dengan perhitungan matang, karena pemasangan pengaman jenis ini tidak semudah memasang piton. Kita harus berpikir dua kali sebelum meninggalkan chock yang telah kita pasang sebagai pengaman.


[gbr-69]
   Next (2/5) Next

[ Back to Climbing | Sections index ]



Web site powered by Ekowisata Natural
This web site was made with PostNuke, a web portal system written in PHP. PostNuke is Free Software released under the GNU/GPL license.
You can syndicate our news using the file backend.php